BERSAMA IFA, MIMPI MENJADI NYATA

Senin, 04 Agustus 2014

12 Kebiasaan Membuang Duit yang Sering Tidak Disadari

pemborosan_tips-hematAneka tips berhemat sudah sering kita dengar seperti berhenti merokok atau mengurangi jajan. Namun aneka nasehat super hemat belum tentu efektif pengeluaran uang dari dompet dan tabungan Anda. Nyatanya, dalam banyak hal kita justru sering memlihara kebiasaan yang justru memboroskan uang dengan sengaja. Berikut ini adalah 12 kebiasaan buruk yang seharusnya dihindari agar Anda bisa lebih berhemat.

1. Membeli Barang Bermerek

Mengenal toko dan barang generik merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari pemborosan. Mulai dari produk makanan sampai perawatan kulit, serta obat-obatan, selalu tersedia versi generiknya. Usahakan untuk selalu memeriksa kandungannya dan menanyakan apakah ada produk yang kurang lebih sama tetapi harganya murah.

Dalam kasus Indonesia, hal ini bisa dilakukan juga dengan memilih susu biasa dibandingkan harus membeli susu khusus (susu ibu hamil, susu tinggi kalsium, atau susu bayi bermerek yang biasanya sangat mahal, dll). Manfaatnya kurang lebih sama kok. Demikian juga dengan obat. Obat generik umumnya bekerja sama efektifnya dengan obat bermerek. Lalu buat apa beli mereknya?

Ingin produk impor? Dalam banyak hal perlu Anda ketahui bahwa barang impor sangatlah mahal karena mungkin saja dikenai bea masuk dan pajak. Bisa jadi lebih setengah harga yang Anda bayarkan tidak berkaitan dengan kualitas produknya, tetapi Anda membayar merek dan pajak-pajaknya semata. Sementara untuk produk berkualitas sama, Anda dapat memperolehnya dengan membeli produk dalam negeri yang harganya jelas jauh lebih murah. Coba cek barang mahal yang pernah Anda beli di luar negeri. Bukankah kebanyakan diantaranya justru dibuat di China, Vietnam, dan Indonesia?

2. Membayar seseorang untuk kerusakan kecil

bengkel_wanita-mobilTerkadang kita begitu malas untuk belajar hal-hal mendasar terkait pemeliharaan kendaraan. Alasan umumnya adalah: tidak punya waktu alias sibuk. Akan tetapi jika Anda punya mobil, maka uang akan selalu menguap dari dompet jika sedikit-sedikit Anda mesti ke bengkel hanya untuk kerusakan-kerusakan kecil. Mulailah lakukan pemeliharaan sendiri seperti mencuci mobil, memeriksa dan mengisi air aki, sampai mengganti ban. Anda bisa kok.

Demikian juga dengan urusan rumah tangga. Anda bisa menjadi jagoan di rumah dengan menambah keahlian kecil-kecil. Saat ini Anda masih memanggil tukang untuk membersihkan AC? Anda bisa melakukannya sendiri lho, demikian juga begitu banyak hal lainnya. Berita bagusnya: Anda bisa meminta bantuan Mr. Google untuk mencari semua info terkait pemeliharaan atau perbaikan kecil-kecil tersebut. Bersiaplah jadi super dad and mom di rumah. Pasti kantong pun lebih aman.

3. Hanya Menggunakan Kartu ATM atau Credit Card untuk Berbelanja

Pemerintah saat ini mendorong pemakaian e-money untuk mengurangi transaksi tunai dan peredaran uang fisik. Akan tetapi waspadalah jika Anda termasuk orang yang lebih banyak menggunakan kartu atm atau kartu kredit untuk berbelanja. Soalnya, ada kemungkinan Anda akan tertarik untuk berbelanja lebih karena Anda tidak melihat uang fisik. Tinggal gesek, sreeet…barang pun berpindah tangan, tetapi uang Anda pun kabur.

Ceritanya mungkin akan berbeda jika Anda membayar dengan uang tunai, sehingga Anda bisa melihat lembaran uang meninggalkan dompet Anda. Selain itu, usahakan atur waktu kunjungan ke mesin atm. Misalnya tentukan hanya 2 minggu sekali menarik uang, sambil tetap mengontrol ketat penggunaan atm atau kartu kredit.

4. Transaksi Bank

Jika Anda tidak waspada, tabungan bank bisa menjadi penyedot uang yang ganas. Coba perhatikan cetakan buku tabungan Anda. Berapa jenis biaya administrasi yang muncul? Berapa banyak transaksi perbankan Anda yang dikenai biaya?

Anda bisa meminimlakan pemborosan tak perlu ini dengan membuka tabungan bebas biaya administrasi. Untuk biaya-biaya lainnya bisa dikurangi dengan cara antara lain: hanya menggunakan atm bank Anda (atau atm yang terafiliasi misalnya prima, atm bersama, dll), usahakan bertransaksi dengan internet banking karena biasanya bebas biaya, kurangi transaksi belanja dengan kartu atm/kartu kredit karena biasanya banyak merchant yang membebankan biaya tambahan.

5. Membeli Tawaran dalam Game Online

Bermain Candy Crush memang mencandu dan rasanya sangat sulit untuk menolak tawaran-tawarannya. Beli-beli $1 atau $5 selama main game bisa tanpa disadari akan menumpuk tagihan ke kartu kredit Anda. Untuk menghindarinya, hapus semua info kartu kredit Anda dari semua website, game, atau aplikasi yang sudah terlanjur Anda isikan.

Lagipula, itu hanya game kan? Why so serious, lalu harus beli ini itu?

6. Jarang Memeriksa Tekanan Ban

Yup, ini terlihat sepele. Akan tetapi para ahli kendaraan selalu menyarankan untuk menjaga tekanan ban sesuai dengan anjuran pabrik agar kendaraan bisa melaju sempurna dengan konsumsi bbm minimal. So, tambahkan kebiasaan memeriksa tekanan ban secara teratur (misalnya seminggu sekali) untuk menjaga konsumsi bahan bakar yang hemat. 

7. Belanja Modal Diskon

belanja_diskonDiskon memang bisa membantu menghemat pengeluaran. Akan tetapi bila dilakukan tanpa terencana, Anda bisa malah lebih boros. Jangan menggunakan diskon sebagai alasan untuk berbelanja, karena belum tentu Anda membutuhkan barang tersebut. Belilah barang yang Anda benar-benar butuhkan, bukan karena pas lagi diskon. Jika Anda benar-benar menginginkan sesuatu tetapi harganya cukup mahal, bersabarlah sedikit. Bisa jadi, barang tersebut akan masuk daftar barang diskon yang pas dengan budget. Itulah saat tepat untuk memilikinya

8. Tidak Menjaga Kebiasaan Sehat

Kebanyakan kita melakukan hal ini, dengan sengaja. Jarang memeriksa gigi ke dokter, lalu tibalah masa-masa sakit gigi yang menyakitkan, atau perawatan gigi yang mahal akibat kebiasaan ceroboh di masa lalu. Tidak mencuci tangan, minum alkohol, sering makan junk food, dan tidak menjaga kesehatan merupakan kebiasaan buruk yang suatu saat akan kembali menggigit tubuh dan tabungan kita. Sedikit ketidaknyamanan karena memperbaiki kebiasaan saat ini tidaklah sebanding dengan tagihan rumah sakit yang menanti karena memelihara kebiasaan buruk.

9. Mengkonsumsi Minuman Energi

Jika Anda memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman berenergi, ini waktunya untuk berhenti. Produk-produk ini jelas tidaklah murah, dan kemungkinan Anda akan membeli dan membelinya lagi. Bisa jadi Anda mengkonsumsi beberapa botol dalam sehari. Alasannya tentu bukan hanya soal uang. Minuman berenergi, memiliki kandungan yang pastinya akan mempengaruhi kesehatan ginjal Anda. Manfaat yang diperoleh saat ini tidaklah sebanding dengan kesehatan Anda dalam jangka panjang. Jika Anda sudah terlanjur kecanduan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mencari solusi yang lebih baik. Kesehatan tubuh dan kantong Anda bisa diselamatkan dengan menghindari produk-produk ini.

10. Tidak Membawa Botol Air Minum

Air merupakan kebutuhan utama dan dikonsumsi dalam jumlah banyak setiap hari. Akan tetapi kebiasaan membeli minuman kemasan merupakan kebiasaan buruk bagi keuangan dan mungkin juga kesehatan Anda, serta lingkungan hidup. Saat membeli minuman kemasan, sebetulnya sebagian uang Anda "membeli" botolnya juga, dan itu berarti Anda sekalian menambah sampah plastik ke bumi yang sudah tercemar ini. Mulai saat ini tidak ada salahnya membeli satu botol minum berkualitas, lalu isi dengan air dari rumah, lalu isi lagi di kantor jika perlu. Yang jelas, Anda jangan habiskan uang untuk membayar botol minuman.

11. Mengunjungi Pasar/Swalayan Lebih dari Sekali Seminggu

Salah satu cara terbaik untuk mengatur pengeluaran dengan bijak adalah berusaha tertib dengan penganggaran belanja yang Anda sudah tetapkan. Hindari bolak-balik ke pasar/swalayan hanya karena kehabisan satu atau dua item di dapur. Jika Anda masih melakukan hal ini, berarti ada yang salah upaya menghemat belanja dapur Anda.

12. Kebiasaan Ceroboh

Bertindak ceroboh, kurang rapi dan semacamnya bisa mengakibatkan pemborosan. Kehilangan charger dan kabel, salah menaruh perhiasan, lupa di mana meletakkan kunci dan sebagainya sepertinya tidaklah penting-penting banget, tetapi dapat sangat mengganggu bukan? Jika Anda belum terlalu termotivasi untuk hidup lebih teratur, cobalah mengingat kembali waktu dan biaya-biaya yang sudah Anda keluarkan akibat tindakan teledor dimasa lalu. Get organized now!

Sumber

Jumat, 11 Juli 2014

Apa yang Terjadi jika Kita Menelan Permen Karet?


Ilustrasi

Sistem pencernaan tidak hanya menyangkut lambung dan usus, tetapi juga melibatkan suatu sistem organ yang kompleks yang meneruskan dan mengubah makanan yang masuk menjadi energi yang diperlukan.

Sistem pencernaan yang sehat akan membantu mencegah masuknya bakteri dan menguatkan kekebalan tubuh. Ketahui apa saja mitos mengenai kesehatan pencernaan.

- Permen karet tak bisa dicerna tubuh
Sepertinya memang permen karet bisa tinggal cukup lama di perut, apalagi permen karet tidak bisa larut di mulut seperti makanan lain. Selain itu, saluran cerna tidak bisa memecahnya. Namun, tidak benar jika permen karet akan lengket di usus karena sistem saluran cerna terus bergerak sehingga setiap hal yang masuk dalam tubuh juga akan dikeluarkan melalui tinja.

- Makanan pedas sebabkan sakit mag
Zaman dulu, makanan pedas sering dianggap sebagai penyebab sakit mag. Akan tetapi, kini para ahli sudah menemukan fakta sebenarnya. Mayoritas penyakit mag disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori atau juga obat-obatan tertentu. Makanan pedas memang bisa memicu gejala sakit mag, tetapi itu bukan penyebab awalnya.

- Kacang-kacangan menyebabkan radang usus
Orang yang menderita diverticulitis, kondisi dinding usus yang berkantong-kantong dan mudah meradang serta infeksi dulu dilarang mengonsumsi kacang-kacangan dan jagung. Akan tetapi, studi teranyar menyebutkan bahwa makanan tinggi serat seperti kacang justru bisa menurunkan risiko penyakit ini.

- Kacang-kacangan memicu gas
Kacang sebenarnya bukan penyebab utama timbulnya gas dalam perut. Makanan yang mengandung susu sebenarnya adalah pemicu utama karena tubuh kita kurang bisa mencerna laktosa (gula) dalam susu. Tak heran jika banyak orang yang merasa kembung setelah minum susu.

- Makin tua, makin berisiko sembelit
Banyak orang berusia lanjut yang kerap mengalami sembelit, tetapi sebenarnya bukan faktor penuaan yang menjadi penyebabnya. Orang tua biasanya lebih jarang bergerak, banyak duduk, dan kurang minum air. Inilah yang menyebabkan kesulitan buang air besar.

Sumber : www.webmd.com

Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Datang Bulan


Ilustrasi

"Tamu bulanan" biasanya mendatangkan sejumlah gejala, antara lain membuat mood  mudah naik turun,  malas bergerak dan nafsu makan meningkat. Memang tak ada salahnya mengkonsumsi makanan lebih banyak pada periode menstruasi, yang tidak tepat adalah makan banyak tanpa memperhatikan kandungan makanan tersebut. Biasanya ini adalah penyebab berat badan malah bertambah ketika selesai datang bulan.

1. Sayuran dan buah-buahan
Buah-buahan serta sayuran adalah makanan paling baik untuk dikonsumsi. Begitupula saat Anda menstruasi. "Gula yang terkandung secara alami pada buah-buahan, akan memenuhi kebutuhan gula yang tinggi saat Anda datang bulan" ujar Tari Rose, ahli kebugaran.

2. Hindari minuman mengandung kafein
Mengonsumsi minuman yang mengandung kafein akan membuat perut menjadi makin kembung dan perih. Kandungan kafein merangsang asam lambung dan usus yang lebih  sensitif saat datang bulan.

3. Makan makanan berkalsium tinggi
Menurut konselor gizi dan kesehatan Latham Thomas, perempuan memerlukan setidaknya 1.200 miligram kalsium setiap harinya. Anda dapat mengkonsumsi brokoli, yogurt, atau makanan berkalsium tinggi lainnya untuk memenuhi kebeutuhan kalsium tersebut.

4. Hindari makanan yang terlalu asin
Tubuh kita memang membutuhkan garam, tetapi makanan yang mengandung terlalu banyak garam seperti makanan cepat saji dan makanan yang diproses berbahaya bagi tubuh. Jumlah yang direkomendasikan oleh para ahli adalah 2.300 miligram perhari atau setara dengan 1 sendok teh penuh.

5. Cokelat
Makan cokelat, terutama cokelat hitam yang mengandung 60 persen kandungan biji kokoa tiap hari selama Anda datang bulan sangat dianjurkan. Cokelat akan membantu mengurangi nyeri saat datang bulan, dan antioksidan yang ada pada coklat akan membatu mood  menjadi gembira.

6. Makanan yang mengandung magnesium tinggi
Makanan yang kaya magnesium seperti kacang-kacangan dan tahu akan mengurangi perut kembung saat datang bulan

7. Jangan lupa konsumsi air dan vitamin
Vitamin yang baik dikonsumsi saat datang bulan adalah vitamin E yang terdapat pada alpukat, dan kuning telur.  Jangan lupa untuk banyak mengkonsumsi air putih saat anda datang bulan.

Sumber : sheknows.com