BERSAMA IFA, MIMPI MENJADI NYATA

Senin, 15 Juni 2015

Apakah Muslimah Perlu Menggunakan Hijab Bertumpuk-Tumpuk?


Hijab-Pesta

Berbusana hijab di Indonesia seakan menemukan momen emasnya, sejak tahun 2012 hingga sekarang. Tren hijab seakan mengantikan posisi tren berbusana lainnya di tanah air sehingga harapan Indonesia menjadi pusat mode muslimah dunia tercetus oleh banyak pihak.

Yang menarik, selain memotivasi banyak desainer serta lini busana untuk melirik ladang bisnis busana muslimah, dalam waktu yang bersamaan pula muncul desainer khusus busana muslim pendatang baru yang umumnya masih berusia muda dan sangat bertalenta.

Tentu ini sangat baik, karena mereka turut meramaikan khazanah model muslim tanah air dari tidur panjangnya setelah era desainer senior Ida Royani dan Itang Yunasz yang konsisten mengusung busana muslim dengan sentuhan modern dan elegan.

Semakin ke sini, kreasi tren hijab mendatangkan begitu banyak inspirasi serta inovasi gaya bagi masyarakat luas. Kontroversi pun kerap mengiringi geliat tren paling besar dua tahun belakangan ini.

Pasalnya, sebagian kecil hijab masa kini terkadang jauh dari santun. Bahkan kini berhijab lekat dengan kesan glamor yang 'kebablasan'. Yang mana jika diartikan adalah tren modernisasi hijab di luar pakem fashion pada umumnya.

"Kalau melihat perkembangan fashion muslim dan peminat muslimah muda berhijab memang makin pesat dan bagus banget, saya malah bangga sekali melihatnya. Tapi memang harus diakui banyak dari wanita mulai mengenakan hijab karena tertarik terhadap fashion muslim Indonesia sehingga ada beberapa gaya hijab yang tidak sesuai tempat," ujar Lulu Elhasbu, desainer muslim muda Indonesia.

Lulu yang juga berkecimpung di dunia agency model khusus wanita muslimah, Zaura, berpendapat bahwa hal ini bisa jadi dikarenakan karena para wanita mencontoh fashion muslimah saat berada di runway dan malah diaplikasikan untuk kesempatan acara sehari-hari seperti kuliah, ke kantor atau sekedar ke mall.

Lulu pun menyarankan agar sebaiknya berhijab mengetahui benar batasan syaratnya serta mampu menyesuaikannya pada tempat dan suasana yang tepat.

"Sah-sah saja mau bergaya Turki style, Arabian style, ala Dina Tokio, ala Dian Pelangi dan lainnya yang penting santun. Bermain aksesori dan gaya boleh saja kok asal cocok dan pas," ujar desainer yang terkenal dengan lini busana 'Elhasbu' tersebut.

Apa yang berbeda dari tren hijab waktu dulu dengan yang sekarang? Yakni adanya fashion police atau kritikus mode muslimah. Alasannya jelas, karena dulu belum begitu banyak masyarakat dan wanita muslimah yang melek tren mode busana hijab.

Pertanyaan pun kerap terlontar kala wanita berhijab menerapkan gaya berhijab yang bertumpuk-tumpuk, berlapis, mengenakan banyak aksesori serta menggunakan banyak campuran warna atau motif.

Nah, apakah hal tersebut diperlukan? Padahal tren berhijab semakin kini semakin simpel dan mengusung konsep minimalis elegan.

"Betul, memang tren hijab makin ke sini makin simpel karena lebih cantik sederhana. Untuk hijab bertumpuk tergantung gaya kaya apa ya, kalau untuk pesta malam atau undangan resepsi pernikahan masih perlu dan oke saja menggunakan banyak aksesori dengan busana atau gaya tumpuk yang pas. Kalau masih dua atau tiga lapis oke saja. Yang penting untuk keseharian sesimpel mungkin, supaya enak dipandang, nyaman dikenakan dan tidak merepotkan penggunanya kalau mau sholat jadi tidak ribet bongkar-bongkar pasang," saran Lulu. 

(tabloid nova)

Jumat, 29 Mei 2015

Begini Cara Menghilangkan Bulu Kemaluan Wanita secara Permanen


Pembahasan tentang bulu kemaluan wanita seakan tak pernah ada habisnya. Ada segelintir wanita yang tidak mempermasalahkan tumbuhnya bulu kemaluan di miss v mereka, namun lebih banyak wanita yang lebih memilih untuk merawat miss v bersih dari bulu kemaluan.

Apakah bulu kemaluan wanita perlu dihilangkan?

Dahulu bulu kemaluan wanita dibiarkan tumbuh untuk menutupi kulit dari kotoran dan debu. Seiring berjalannya waktu, pakaian yang kita gunakan sehari-hari sudah lebih dari cukup untuk menutupi kulit dari kotoran dan debu. Hal ini memungkinkan kita untuk menghilangkan bulu pada tubuh termasuk bulu kemaluan wanita.

Menurut dokter speslias kulit dan kelamin dr. Endi Novianto, SpKK selaku konsultan medik klinik kecantikan ZAP, "Rambut pada miss v yang terlalu lebat dapat menimbulkan masalah kebersihan dan kelembaban. Bila tidak dirawat dengan baik, rambut kemaluan berisiko sebagai tempat berkembangnya parasit sumber penyakit. Dalam kondisi ini, cara menghilangkan bulu kemaluan wanita secara permanen, benar dan aman bisa jadi alternatif untuk menjaga kesehatan organ intim".

Selain karena faktor kebersihan dan kesehatan, banyak pria yang mengaku lebih menyukai alat kelamin wanita tanpa bulu kemaluan karena terlihat lebih seksi. Menghilangkan bulu kemaluan di bagian miss v juga dapat menambah sensitivitas terhadap stimulasi seks.

Untuk itu sudah seharusnya kita mengerti benar cara menghilangkan bulu kemaluan wanita secara permanen dan tepat. Menjaga kebersihan miss vdari bulu kemaluan memang tak memerlukan keahlian khusus. Ada yang rutin mencukur, menggunting, hingga datang ke salon untuk melakukan perawatan mencabut bulu kemaluan padaMiss vsecara paksa. Namun apakah cara yang Anda lakukan sudah benar dan aman?

Mencukur Bulu Kemaluan Wanita

Jika Anda memutuskan untuk menghilangkan bulu kemaluan di daerah miss v, banyak hal yang harus diperhatikan terutama menyangkut higienitas. Mencukur memang solusi termurah, namun kurang efektif karena bulu kemaluanwanita akan tumbuh kembali dengan cepat dan terasa gatal saat mulai tumbuh. Pastikan pisau cukur yang anda gunakan cukup bersih dan steril.

Menggunting Bulu Kemaluan Wanita

Hal ini cukup berbahaya dan memerlukan perhatian lebih. Bulu kemaluan wanita yang tidak begitu panjang dan area miss v yang cukup kecil tentunya menyulitkan Anda untuk menggunting bulu kemaluan padamiss v. Hal ini memungkinkan organ intim Anda terluka akibat terkena mata gunting.

Menghilangkan bulu kemaluan wanita secara permanen

Mungkin beberapa dari Anda sudah akrab dengan istilah Brazilian Waxing. Cara menghilangkan bulu kemaluan wanita secara sementara ini menggunakan metode mencabut bulu kemaluan secara paksa yang menimbulkan rasa teramat nyeri di bagian miss v selama proses perawatannya. Tentunya bukan cara seperti ini yang Anda inginkan bukan?

Saatnya Anda beralih ke ZAP Brazilian Hair Removal Treatmentuntuk memperoleh cara menghilangkan bulu kemaluan wanita secara permanen. Perawatan menggunakan teknologi berbasis cahaya ini menjanjikan dapat menghilangkankan bulu kemaluan wanita secara permanen. Pasalnya cukup disinari beberapa saat, bulu kemaluan akan rontok sampai ke akar, dan setelah melalui serangkaian treatment sebagian besar bulu tidak akan tumbuh kembali dan sisanya akan menjadi sangat halus.

Tentunya tidak sembarang tempat dapat menyediakan perawatan Brazilian Hair Removal Treatment. Anda perlu memilih klinik kecantikan yang terpercaya dan merupakan spesialis dalam bidang ini, sebaiknya Anda datang ke klinik kecantikan yang merupakan pioner perawatan ini di Indonesia, yaitu ZAP.

Keamanan Treatment di ZAP tidak perlu diragukan, selain Anda akan ditangani langsung oleh dokter, ZAP juga telah sangat berpengalaman dalam bidang ini karena sudah melakukan lebih dari 250 ribu prosedur treatment ini di Indonesia.

Umumnya perawatan dengan teknologi modern membutuhkan biaya besar, namun tidak dengan ZAP. Untuk menghilangkan bulu kemaluan wanita Anda hanya akan dikenakan biaya nett 499 ribu rupiah per treatment. Tertarik dengan treatment ini? Mungkin testimoni para selebriti yang sudah menjalani perawatan di ZAP bisa semakin meyakinkan Anda,serta follow akun instagram @zapcoid untuk mengetahui informasi promo terbaru mereka.

Sumber: http://female.kompas.com

Selasa, 05 Mei 2015

Wanita Masa Kini Masih Sering Terbodohi Tuntutan Fisik Sempurna


Foto: copyright thinkstockphotos.com

Sampai hari ini menjadi wanita yang baik namun tetap menawan menjadi semakin begitu sulit. Ada banyak orang berlomba mendapatkan pengakuan kecantikan yang utuh dengan merias wajah, ada yang memilih terlihat menawan dengan sejumlah prestasi yang membanggakan dan dianggap oleh orang sekitar. Karenanya, makin sedikit kita melihat ada wanita yang berbeda, semua seakan seragam dengan model fisik yang sama, yakni putih, tinggi, bersih, berambut panjang.

Banyak orang juga sepakat bahwa pandai itu ketika berhasil meraih gelar yang tinggi dengan nilai terbaik, kemudian ditambah lagi dengan prestasi karir yang sukses di mata dunia ini, yakni kala uang yang dihasilkan cukup membiayai bukan hanya makan sehari-hari, namun juga kebutuhan sekunder dan tersier. Belum lagi ditambah tuntutan sempurna seorang wanita ketika berhasil mendapatkan pria yang mapan dan baik, yang menjadi pria pengayom kehidupannya. Mungkin, di jaman sekarang itulah kebahagiaan yang banyak dicari dan diusahakan banyak orang, secara khusus wanita.

Wanita sering terjebak pada kecantikan fisik semu

Sebenarnya membedakan kodrat dengan perjuangan bukanlah perkara mudah. Selain dituntut menjadi pribadi yang kuat, wanita masa muda kini dituntut untuk secara pribadi bisa menyadari bahwa dirinya berarti dan memiliki potensi untuk mengubah banyak orang di sekelilingnya. Namun tuntutan itu penuh liku, karena banyak orang mempersepsikan kebahagiaan dan kesuksesan seorang wanita secara semu, dan beberapa dari kami wanita yang bodoh pada akhirnya terjebak dalam pandangan yang dibuat orang lain.

Demi mencapai apa yang namanya sempurna secara fisik, banyak dari wanita terjebak memilih cara instan sampai mengorbankan kesehatan. Padahal dalam hati kecil kami, kami sadar bahwa penampilan fisik bukanlah segalanya, apalagi semuanya itu akan luntur dan hilang seiring waktu dan usia kami. Fisik kami adalah anugerah, yang sudah diciptakan sempurna oleh Sang Pencipta, yang diciptakan memang berbeda satu sama lain karena keunikan. Tapi demi kelarisan suatu produk, atau sekedar keinginan pemuasan mata pria, beberapa dari kami sampai terlalu sibuk memikirkan fisik dibandingkan batiniah kami.

Mengejar pendidikan tinggi, namun lupa budi pekerti

Begitupun juga dengan pendidikan kami, tuntutan dunia yang terbiasa menilai kesuksesan dari gelar sering membuat kami kehilangan apa yang sebenarnya harus kami cari, yakni ilmu yang tidak dapat dinilai dan bukan sekedar nilai atau juga IP baik. Budi pekerti, nilai-nilai kebaikan, kesederhanaan sikap dan banyak hal berharga lainnya yang dapat kami gunakan kelak sebagai bagian ketika kami menjadi seorang ibu dan istri. Kami rindu menciptakan pendidikan yang kelak tak hanya sekedar demi pencapaian ambisi, tapi pendidikan yang juga memperjuangkan etika dan moral. Semuanya tentu demi menciptakan generasi yang baik bagi Indonesia di masa depan.

Pada akhirnya kami rindu juga dipertemukan dengan pasangan yang tidak sekedar melihat fisik maupun juga kepandaian kata-kata kami yang bisa saja menipu, tapi kami merindukan pria-pria yang mendukung kami untuk menciptakan nilai-nilai kebaikan dalam diri yang tak sirna seiring waktu, dan malah justru bertambah sepanjang waktu kehidupan. Mungkin jika dapat disimpulkan, kesulitan terbesar menjadi wanita masa kini ialah ketika kami terbodohi dengan perkara-perkara yang membuat kami semakin kehilangan kepercayaan diri kami sebagai seorang wanita atas hal-hal non esensi yang seakan-akan menjadi prioritas.

Kami wanita Indonesia, merindukan bisa tampil menarik dengan diri kami apa adanya, sesuai dengan anugerah Sang Pencipta, menjadi wanita berpendidikan yang bukan hanya pandai dan mengerti ilmu, tapi bagaimana mengaplikasikan ilmu yang ada dan jadi pandu bagi generasi masa depan bangsa. Bukan hanya sekedar mengejar ambisi, tapi berbagi hidup bagi anak kami, suami kami, keluarga kami, dan memberi sumbangsih bagi bangsa ini.

Sumber : www.vemale.com