BERSAMA IFA, MIMPI MENJADI NYATA

Kamis, 20 Februari 2014

Jokowi: Yang Menyadap Saya Pasti Kecewa


Joko Widodo bersama Iriana,istrinya serta anak kedua mereka Kahiyang Ayu meninjau rumah dinas gubernur DKI Jakarta di Jalan Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/10/2012). Rencananya Jokowi mendiami rumah tersebut mulai besok.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yakin bahwa pihak yang meletakkan tiga alat sadap di rumah dinasnya di Menteng, Jakarta Pusat, pasti kecewa. Hal itu karena tidak ada hal-hal penting yang layak disadap dari dirinya. Menurut Jokowi, ia dan keluarganya tidak pernah membahas sesuatu yang perlu disadap.

"Saya sama istri saya ngomong yang ringan-ringan aja. Yang nyadap juga pasti kecewa, ini kok omongannya gini-gini aja," kata Jokowi di sela-sela kunjungannya di Hutan Kota Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014).

Oleh karena itu, Jokowi tidak ingin pusing dengan keberadaan tiga alat sadap di rumahnya. Ia tidak mau menduga-duga motif maupun orang yang meletakkan alat tersebut. "Yang jelas mengenai hal-hal kayak gitu enggak saya pikir berat-beratlah. Mikirnya aja (alat sadap) ndak, gimana mau mikir siapa yang nyadap," ujarnya.

Jokowi menyebutkan, penemuan tiga alat sadap terjadi sekitar Desember 2013. Ketiga alat tersebut ditemukan di kamar tidur, ruang tamu pribadi, dan ruang makan yang biasa digunakan untuk rapat.

Adanya alat sadap di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta ini diungkapkan oleh Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo. Menurut Tjahjo, penggeledahan dilakukan karena partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri ini merasa ada satu kekuatan yang ingin mengganggu sepak terjang PDI Perjuangan pada Pemilu 2014. Selain di rumah dinas Jokowi, kata Tjahjo, operasi intelijen oleh pihak tertentu juga menyasar kepada Megawati Soekarnoputri. Ia menyebutkan, sampai saat ini Megawati hampir selalu diikuti oleh tim intelijen yang belum diketahui jelas asal-usulnya.

Sumber: kompas.com

Ditemukan 3 Alat Sadap di Rumah Jokowi


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya menemukan tiga alat sadap di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Menurut Tjahjo, hal ini merupakan indikasi kuat adanya teror yang mengarah pada partainya dari pihak eksternal.

"Di rumah Jokowi kita operasi ada tiga alat penyadap, di tempat tidur, di ruang tamu, dan di tempat makan. Seakan-akan ada semacam teror," kata Tjahjo, di Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014).

Penggeledahan dilakukan di rumah Jokowi beberapa waktu lalu. Semua dilakukan karena partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri ini merasa ada satu kekuatan yang ingin mengganggu sepak terjang PDI Perjuangan pada Pemilu 2014.

Selain di rumah dinas Jokowi, kata Tjahjo, operasi intelijen oleh pihak tertentu juga menyasar kepada Megawati Soekarnoputri. Ia menyebutkan, sampai saat ini Megawati hampir selalu diikuti oleh tim intelijen yang belum diketahui jelas asal-usulnya.

"Bu Mega diikuti intel, pernah tertangkap ada orang masuk rumah Bu Mega dengan alasan mau numpang kencing, kan konyol," ujarnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengakui pihaknya mengendus adanya serangan politik yang ditujukan untuk menjatuhkan kredibilitas Jokowi. Atas dasar itu, seluruh mesin partai berlambang banteng tersebut mulai membuat benteng untuk melindungi Jokowi dari semua serangan lawan politik.

Sumber: kompas.com

Rabu, 12 Februari 2014

Menyiasati Tutup Botol Kutek yang Sulit Dibuka


Tren warna cat kuku juga terus berganti.
Tren warna cat kuku juga terus berganti.

Tetesan cat kuku yang mengalir dan mengering di sekitar pangkal botol cat kuku, akan  membuatnya sulit dibuka. Mau dibuang pun sayang, karena isi cat kuku masih setengah penuh dan layak dikenakan. Bagaimana cara mengatasinya, agar cat kuku mudah dibuka?

Karet
Tutup botol yang susah dan keras dibuka, bukan cuma disebabkan karena cairan yang lengket dan mengering, tapi juga bisa dikarenakan lubang serta leher botol dan terlalu licin. Nah, supaya memudahkan, coba terapkan trik lawas melilitkan karet di tutup botol. Cara ini, dapat membantu memperluas permukaan botol sehinggga menjadi lebih kesat dan mudah dibuka.

Air panas
Setelah berhasil dibuka, coba rendam di dalam baskom air panas selama beberapa saat. Temperatur yang hangat dapat mencairkan bagian kuteks yang mengering di sekitar leher botol. Kemudian bersihkan pangkal botol dengan kain lap, sehingga lain waktu ingin menggunakannya, Anda tidak akan kesulitan.

Sumber :Real Simple