BERSAMA IFA, MIMPI MENJADI NYATA

Minggu, 06 Oktober 2013

Basuki Ingin Pelajar Berpotensi Nakal "Dididik" Jokowi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

Untuk mencegah terjadinya perselisihan antarpelajar, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana memberikan penyuluhan kepada pelajar melalui tayangan edukatif. Mereka yang disasar adalah para pelajar yang berpotensi berperilaku nakal.

Basuki berencana mendudukkan pelajar-pelajar itu bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

"Makanya kita mau kumpulin, ketemu Pak Gubernur atau saya sama anak-anak yang punya potensi nakal. Kita duduk ngomong, kita tayangkan perbuatan-perbuatan apa yang tidak layak untuk dilakukan," kata Basuki saat ditemui wartawan di kantornya, Balaikota Jakarta, Jumat (4/10/2013) sore.

Cara seperti ini, menurutnya, juga pernah dilakukan mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH untuk mengatasi masalah tawuran di Surabaya, Jawa Timur. "Ini juga masukan bekas Wali Kota Surabaya Pak Bambang. Kemarin pas datang ngobrol sama dia, di Surabaya juga ada berantem seperti itu," ujar Basuki.

Untuk itu, Basuki mengatakan tengah memikirkan untuk dapat mengumpulkan pelajar berpotensi nakal itu dengan jumlah sekitar 1.000-2.000 orang. Dengan mengajak Jokowi, Basuki berharap bisa dilakukan dialog bersama para pelajar tersebut.

"Pak Gubernur kan punya kelebihan untuk ngomong. Kalau saya malah tambah berantem nanti," ujar Basuki seraya tertawa.

Rencana penyuluhan ini dilontarkan Basuki setelah mengetahui adanya penyiraman air keras di bus PPD 213 saat melintas di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat pagi tadi. Diduga, pelakunya pelajar, melihat pakaian olahraga yang dikenakannya. Basuki menyerahkan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

Sumber: kompas.com

Resmikan Cabang Bank DKI, Jokowi Terbang ke Makassar


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengenakan kemeja batik dengan motif debyah khas Solo, Rabu (2/10/2013).

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kamis (4/10/2013) malam bertolak ke Mamajang, Makassar. Di sana, Jokowi akan meresmikan kantor cabang Bank DKI di Jalan Dr Sam Ratulangi Nomor 81, B-C, Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Besok (hari ini), saya sudah di Makassar. Bank DKI ingin buka cabang di sana, saya diminta meresmikan," ujarnya pada wartawan, Kamis kemarin.

Perluasan jaringan tersebut, lanjut Jokowi, telah sesuai dengan harapannya terhadap badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta, yakni semakin profesional. Pada APBD Perubahan 2013 yang diputuskan bersama DPRD DKI beberapa waktu lalu, Jokowi memberikan penambahan penyertaan modal kepada Bank DKI sebesar Rp 350 miliar. Suntikan dana itu diharapkan dapat  mempercepat proses profesionalisasi BUMD tersebut.

Jokowi menjelaskan, pembukaan cabang di Makasar itu bukan terjadi semata-mata karena Pemprov DKI memberikan suntikan modal. Pembukaan cabang itu telah direncanakan sejak lama. Adapun suntikan modal Pemprov DKI berguna untuk menambah aset yang ada.

"Kita ingin Bank DKI jadi agen pembangunan, bagi tempat simpan-pinjam dan pemodal usaha kecil dan menengah. Arahnya harus ke sana," katanya.

Berdasarkan persetujuan dari Bank Indonesia Nomor 15/106/DPIP pada 26 Agustus 2013, Bank DKI menambah jaringannya di Makassar. Di luar Jakarta, Bank DKI juga telah memiliki cabang di Solo, Surabaya, dan Bandung. Bank tersebut juga akan membuka cabang di Pekanbaru dan Palembang, tetapi pembukaan kantor cabang di kedua kota itu masih menunggu izin dari Bank Indonesia.

Dengan pembukaan kantor cabang di Makassar, total jaringan kantor Bank DKI kini berjumlah 213 jaringan cabang, yang terdiri dari 24 cabang konven, 2 cabang syariah, 42 cabang pembantu konven, 8 cabang pembantu syariah, 99 kantor kas konven, 7 kantor kas syariah, dan 31 payment point.

Sumber: kompas.com

Jokowi: Pasar Malam Tempat Rekreasi Baru Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat berkunjung ke pasar malam Ngasopuro, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2013).

Kehadiran pasar malam di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, bukan hanya untuk mengakomodasi pedagang kaki lima (PKL). Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga ingin agar pasar malam menjadi tempat rekreasi baru di Jakarta.

"Ada sebuah tempat rekreasi baru di Jakarta yang tidak setiap hari kita dijejali mal, dan pokoknya ada tempat baru untuk wisata," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Pada acara pasar malam itu, warga Jakarta juga bisa menyaksikan hiburan musik tradisional dan tarian sehingga acara tersebut bisa dinikmati dari sisi kuliner, hiburan, dan belanja.

Menurut Jokowi, tercatat ada sekitar 500 PKL yang akan menjajakan barang dagangannya di pasar malam tersebut. Mereka diharuskan menjual barang dengan harga murah, unik, dan dibungkus dengan kemasan yang menarik.

"Nanti dilihat, barang-barangnya harus harga yang murah, unik, dan sudah dikemas dengan kemasan yang baik sebagai sebuah produk; dan keempat, harus berkarakter produk Jakarta," ujar dia.

Jokowi menjelaskan, Pemprov DKI melakukan hal tersebut untuk memberikan ruang kepada usaha kecil dan menengah (UKM) agar berkembang dengan baik. Pemprov juga akan memberikan bantuan pelatihan manajemen tentang bagaimana mengelola usaha.

Pasar malam di Medan Merdeka Selatan akan dibuka sekitar pukul 18.30, Sabtu (5/10/2013). Acara digelar mulai dari samping kantor Wapres, Balaikota, Gedung Telkom, Wisma Antara, kemudian belok kiri sampai ke Sabang. PKL bukan binaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Pemprov DKI akan menempati lokasi di Jalan Agus Salim, Wisma Antara, sampai Sabang.

Sumber :kompas.com